Postingan

Domain Psikomotor dalam Pembelajaran

Baiklah, domain yang terakhir adalah Domain Psikomotor. Domain psikomotor adalah kemampuan yang dihasilkan oleh fungsi motorik manusia yaitu berupa keterampilan untuk melakukan sesuatu. Keterampilan melakukan sesuatu tersebut meliputi keterampilan motorik, keterampilan intelektual, dan keterampilan sosial. Sebuah kegiatan dapat digolongkan sebagai psikomotorik apabila eksekusinya menggunakan gerakan otot tanpa atau menggunakan peralatan. Kemampuan psikomotorik diukur dalam besaran kecapatan, akurasi (ketepatan), jarak, kekuatan dan kelenturan dalam melakukan gerakan sesuai dengan prosedur atau teknik pelaksanaan. Kegiatan yang termasuk kemampuan psikomotorik diantaranya: keterampilan menggunakan peralatan laboratorium IPA, kursus keterampilan vokasional sepertimenjahit, mengukir, membuat gerabah dan sebagainya; pendidikan olah raga, gerakan beribadah, latihan menggnakan peralatan seperti computer, kamera, alat musik dan seni pertinjukkan seperti menari, melukis dan sejenisnya. Setel...

Domain Afektif dalam Pembelajaran

Sebelumnya, pengertian Domain afektif itu sendiri adalah aspek yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Domain afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai. Beberapa pakar mengatakan bahwa sikap seseorang dapat diramalkan perubahannya bila seseorang telah memiliki kekuasaan kognitif tingkat tinggi. Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku. Kemudian, timbul pertanyaan bagi kami, mahasiswa Teknologi Pendidikan UNJ yang diberikan oleh dosen pengampu kami, Nilai-nilai afektif apa saja yang sudah ter-internalisasi dalam diri kalian? Menurut pribadi saya sendiri, hal-hal/sikap/perilaku yang sudah ter-internalisasi dalam diri saya sendiri adalah : Selalu memperbaiki etika kepada orang lain, dengan menyesuaikan tempat, waktu, dan kepada siapa saya berinteraksi. Menjaga kerukunan dan toleransi dengan orang-orang disekitar. Memperbaiki diri untuk berupaya dengan maksimal dalam mengerjakan hal/kewajiban....

Domain Kognitif dalam Taksonomi Bloom

Gambar
D omain kognitif adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas otak yang berhubungan dengan ranah intelektual seperti kemampuan berfikir, kemampuan mengingat dan kemampuan memecahkan masalah. Selain Domain Kognitif, menurut Bloom (1956) , terdapat 2 Domain lainnya yaitu Domain Afektif dan Domain Psikomotor. Berikut adalah keenam jenjang ranah kognitif, 1. Pengetahuan ( Knowledge ) Adalah kemampuan seseorang untuk mengingat-ingat kembali  (recall) atau mengenali kembali tentang nama, istilah, ide, rumus-rumus, dan sebagainya, tanpa mengharapkan kemampuan untuk menggunkannya. Pengetahuan atau ingatan di sebut sebagai proses berfikir yang paling rendah. Kata kerja operasional jenjang Pengetahuan : Mengutip, menyebutkan, menunjukkan, menggambarkan, dan sebagainya. Contoh: Siswa mampu menyebutkan nama-nama hewan. Siswa mampu menunjukkan perbedaan ukuran suatu benda. Siswa mampu menggambarkan ciri-ciri hewan. 2.  Pemahaman ( Comprehension ) ...

Pembelajaran Sebagai Sistem

Mengapa Pembelajaran disebut sebagai sistem?? Menurut saya, Karena dalam pembelajaran semua unsur saling berkaitan. Antara unsur yang satu berhubungan dengan unsur yang lain. Semua komponen unsur unsur tersebut saling berkaitan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yaitu hasil belajar yang memuaskan. Unsur-Unsur tersebut diantaranya adalah: siswa, guru, bahan ajar, kurikulum, dsb. Pembelajaran merupakan suatu sistem karena pembelajaran merupakan interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Interaksi ini membutuhkan komponen komponen yang sangat berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Dalam suatu lembaga pendidikan unsur unsur yang tidak dapat dipisah pisahkan tersebut antara lain adalah siswa, guru, materi, kurikulum dan situasi lingkungan. Semua unsur ini mempunyai hubungan fungsional yang berinteraksi secara dinamis untuk mencapai tujuan, yaitu keberhasilan pendidikan. Pembelajaran merupakan suatu sistem karena dalam proses tersebut dibutuhkan komponen- ko...

Model PPSI (Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional)

Gambar
    PPSI dilihat dari segi makna kata. Kata “prosedur” berarti tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas. Kata “pengembangan” berarti membuat tumbuh secara teratur untuk menjadikan sesuatu lebih besar, lebih baik, lebih efektif dan sebagainya. Kata “Desain” berarti membuat sketsa atau pola atau outline atau rencana pendahuluan. Kata “System” berarti kesatuan fungsi dari komponen-komponen. Kata “Intruksional” berhubungan dengan proses pembelajaran. Dari arti kata tersebut, PPSI dapat di artikan adalah suatu tahapan kegiatan pengembangan perencanaan komponen-komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah di tentukan.      Ada lima langkah pokok dalam PPSI, yaitu :           a.  Merumuskan tujuan instruksional, dalam hal ini TIK.           b.   Menyusun alat evaluasi;           c.  Menentukan kegiatan belajar dan materi pelajaran;   ...

Aliran Psikologis dalam Pembelajaran

Aliran Psikologi dalam Pembelajaran 1. Aliran Humanisme, yaitu aliran yang mengedepankan kebebasan individu dalam belajar. Dalam aliran ini, guru hanya sebagai fasilitator dan proses pembelajaran berorientasi kepada siswa. Dalam aliran ini juga, siswa yang semakin aktif adalah siswa yang memiliki banyak potensi untuk belajar. Kata kuncinya adalah Kebebasan dan interaksi kepada lingkungan. 2. Aliran Behavioristik, yaitu aliran yang berorientasi kepada perubahan perilaku siswa dengan pengelolaan kondisi belajar, sehingga setiap perubahan harus diamati. Dalam aliran ini, Perubahan perilaku siswa ditandai dengan respon yang mereka berikan setelah mendapat Stimulus dari guru. 3. Aliran Kognitifisme, yaitu aliran yang memiliki orientasi terhadap perubahan struktur kognitif siswa. Dalam hal ini, tingkat perkembangan berpikir siswa  dipengaruhi beberapa faktor yaitu, kematangan individual, interaksi dengan lingkungan, dan transmisi sosial (berinteraksi dengan orang lain). 4. Aliran...

Prinsip Pembelajaran Menyenangkan

Hello everyone. Mohon maaf, pada postingan saya sebelumnya, saya belum memperkenalkan diri. Yak, nama saya Arif Budi Santoso, Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, Program Studi Teknologi Pendidikan. Pada kesempatan kali ini saya mau membagikan sedikit pengetahuan tentang pembelajaran menyenangkan. Mungkin dari kalian ada yang berfikir bagaimana cara mengajari anak sesuatu dengan mudah? Nah berikut ini ada beberapa prinsip pembelajaran menyenangkan. 1. Respon akan diulang apabila akibat yang ditimbulkan menyenangkan.    Respon ini dengan kata lain adalah kegiatan belajar. Anak-anak cenderung akan melakukan kembali hal-hal yang mereka anggap menyenangkan. Dengan demikian, Implikasi dari prinsip ini adalah - Pembelajaran harus menyenangkan ; - Pemberian feedback kepada anak harus selalu positif. Karena feedback yang negatif cenderung merusak motivasi anak untuk mengeksplorasi apa yang ia pelajari. 2. Perilaku belajar tidak hanya akibat dari re...